Kamis, 26 Desember 2013

CERPEN KIMIA _ "KISAH INTAN DAN ARANG"


Ada sebuah cerita menarik tentang intan dan arang. Kisah yang ada pada salah satu puisi yang terkumpul pada Asrar I Khudi, yang ditulis oleh Bapak Pembaharu Pakistan yaitu Dr. Mohammad Iqbal.
Pada suatu hari ada satu ton arang yang iri kepada satu butir intan. Mereka iri karena mereka dihargai dengan lebih murah dari pada sebutir intan yang massanya jauh lebih kecil. Arang pun merasa tidak dihargai, intan berada di tempat yang terhormat. Intan diletakkan di wadah yang bagus dan dikenakan oleh orang-orang kaya dan dihormati, seperti pejabat, konglomerat, dan artis terkenal. Sedangkan mereka berada di tempat pembakaran sate dan tungku-tungku orang yang tidak mampu membeli elpiji.
Intan yang kemilau dan arang yang hitam sebenarnya berasal dari unsur yang sama, yaitu karbon. Hal inilah yang menjadikan arang iri. Mereka dibuat dari unsur yang sama tetapi mereka dihargai secara berbeda. Meskipun dalam wujudnya mereka sangatlah berbeda. Tetapi satu-satunya yang membedakan mereka adalah susunan atomnya.
            Intan adalah bahan yang paling keras yang ada di kerak bumi yang tersusun oleh beberapa unsur karbon. Intan dibentuk dengan temperatur dan tekanan yang sangat tinggi pada jutaan tahun yang lalu. Intan dianggap sebagai permata alam yang paling tahan lama. Intan dikenal sebagai perhiasan, padahal 80% intan didunia digunakan sebagai alat industri, misalnya untuk memotong dan mengebor. Intan digunakan sebagai perhiasan karena berkilau dan dapat memantulkan cahaya yang mengenainya. Intan yang sudah digosok sering kita kenal dengan nama berlian.
Karena intan merupakan barang yang sangat mahal harganya, maka banyak tiruan intan. Mungkin banyak tiruan intan yang dapat memantulkan cahaya lebih baik dari pada intan yang asli. Tetapi kerasnya intan tidak dapat disamai oleh barang yang lain. Intan tiruan lama-kelamaan akan tergores.
Menanggapi sifat iri arang terhadap intan. Intan pun mengatakan kepada arang, hai arang, ketahuilah, bahwa tanah hitam membantuku meningkatkan derajatku. Aku berjuang menghadapi lingkunganku yang sangat panas dan tekanan tinggi untuk menjadikan aku seperti ini. Hal inilah yang menyebabkan aku menjadi matang dan tumbuh keras melebiihi batu. Itulah sifat yang menjadi contoh padaku. Setelah menjadi batu pun aku berbagi cahaya dengan lingkunganku sehingga aku sangat dihormati dan dihargai. Tapi karena engkau belumlah matang, kau nampak hina dan tersingkir. Tubuhmu pun lunak sehingga kau dibakar orang.
Perumpamaan intan dan arang ini, Iqbal menyampaikan pesan moral yang sangat mendalam kepada manusia. Meskipun secara lahiriah manusia itu sama, tetapi derajat manusia sangat berlainan. Ada yang sangat dihargai dan ada yang sangat terhina. Semua itu terjadi tergantung pada kualitas manusia tersebut. Jika manusia terebut tegar dalam menghadapi cobaan yang begitu keras dan dia mampu melewatinya, maka ia akan menjadi orang yang sangat bernilai. Bergitu juga sebaliknya. Maka dari itu, janganlah menyerah dalam menghadapi tantangan hidup ini.

Rabu, 18 Desember 2013

KECEMBURUAN TEMBAGA
 
"Selalu saja begitu…! Kenapa sih kalau aku sama Aurum (Emas) selalu saja tak berharga padahal aku ini kan cantik, bahkan dalam Metodologi aku selalu saja dikaitkan dengan Dewi Aprodithe/ Dewa Venus, ah…dah nasib kali, mendingan aku gabung aja ma si Besi, di sana kan aku selalu terlihat berharga”
“Nasib…nasib mengapa harus begini, kenapa tiap jalan dengan Aurum (emas) selalu saja Aurum yang pertama dipilih bahkan dia dapat julukan logam mulia”
“Tapi Aurum kan adikku? masa sama adik sendiri harus cemburu?wajar aja kan, Aurumkan paling bungsu sedang aku kakaknya yang paling tua dan di dongeng-dongeng juga anak bungsu selalu yang paling cantik tapi… aku sama adik yang kedua Perak, lebih cantk siapa ya?hmm….aku aja deh!”
Apa sih?ha…ha…I love you full kata Mbah Surip. Aku cuma sedang membanding-bandingkan diriku yang cantik ini dengan adik-adikku Emas (Au)dan Perak (Ag) yang tentunya mereka lebih cantik daripada aku. Meskipun kami memiliki kecantikan yang jauh berbeda tapi kami sekeluarga yang tinggal di nomor rumah 29 gang 4 blok 1B di kota kami sistem periodik unsur dikenal sebagai keturunan unsur cantik-cantik di bandingkan unsur-unsur yang lain.Membanggakan sekali bukan? yee…pasti ngiri
Apa sih yang membuat kalian tidak iri padaku?bayangkan saja selain cantik aku juga punya satu keahlian yang orang lain belum tentu memiliki apa yang aku miliki, salah satu keahlianku aku dapat memantulkan cahaya merah dan jingga dan dapat menyerap frekuensi-frekuensi lain dalam spectrum, dan yang penting aku tuh bersifat faramagnetik . Tapi perlu kalian ketahui meskipun aku dan adik keduaku Perak(Ag) iri juga sama Aurum (emas) tapi kami tidak pernah bertengkar malah di Alam kalau lagi jalan-jalan dimana ada adik keduaku Perak disana aku dan Aurum selalu ada
“Kakakku Cu…,ngapain bercermin terus?sudah di tungguin unsur-unsur lain tuh di luar” kata Aurum adikku sambil masuk kekamarku. (Cu adalah nama panggilan kecilku tapi sekarang aku sering di panggil Cuprum atau orang Indonesia bilang Tembaga)
“Hai…,Aurum, kakak lagi mengamati wajah kakak yang cantik ini, jadi jangan ganggu dulu?”
“Cantik..?cantikan aku kali”
“Buktinya..?”
“Buktinya, aku selalu di cari manusia sebagai perhiasan bagi mereka, bukan kayak kakak di cari cuma untuk peralatan listrik mereka.”
“Duh sombongnya, siapa yang ngajarin tuh?”
“He..he…bukan sombong. Tapi melihat kenyataan”
“Eh jelek-jelek gini juga kakakmu ini sangat bermanfaat, kalau gak ada kakak gak mungkin manusia itu membuat generator, kabel transmisi, instalasi listrik rumah dan industri, kendaraan bermotor, konduktor listrik, kabel dan tabung coaxial, tabung mikro wave, sakelar, reaktifier transistor, bidang telekomunikasi,serta tabung-tabung dan klep di pabrik penyulingan lagian gini-gini juga ya…kakaklah yang menguasai pasar kawat berukuran kecil, peralatan industri yang berhubungan dengan larutan, industri konstruksi, pesawat terbang dan kapal laut, atap, pipa ledeng, campuran kuningan dengan perunggu, dekorasi rumah, mesin industri non elektris, peralatan mesin, pengatur temperatur ruangan, serta mesin-mesin pertanian”
“Iya deh..iya deh..kakaku unsur yang paling cantik di negeriku Indonesia, sudah di tungguin tuh, katanya mau membantu enzim Sitokrom oksidasi pada manusia buat membantu proses metabolisme”
“Iya…iya adikku yang manis”
“Eh tapi niatnya mo bantu gimana kalau jadi penyakit Wilson lagi”
“Nyantai…percaya deh sama kakak”
“Eh kakak jangan jadi oksidasi Alcohol (Cu/CuO) ya, aku gak mau kakak jadi bahan pembuatan Formalin lagi”
“Iya…cantik,kakak pergi dulu ya daaah…”